Upgrade Skill Keorganisasian, PAC Gunungwungkal Gelar Training of Development Skills

  • Whatsapp

Training of Development Skill (selanjutnya TDS) adalah kegiatan pelatihan keahlian yang keseluruhan kegiatannya untuk memberi, memperoleh, meningkatkan, serta mengembangkan kompetensi, produktivitas, disiplin, sikap, dan etos kerja pada tingkat ketrampilan dan keahlian tertentu. Kegiatan ini terdiri dari 3 kelas, yaitu kelas organisasi, kelas administrasi, dan kelas pelatihan di lapangan. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Sekretariat PAC Gunungwungkal.

“Pelatihan ini tingkatannya di atas makesta di bawah lakmud, yang mana nantinya ketika seseorang ikut lakmud di PAC Gunungwungkal harus menyerahkan sertifikat Makesta dan TDS.” Ungkap Siti Marfu’ah, Ketua PAC IPPNU Gunungwungkal kepada kami (26/12).

Di kelas organisasi terdiri dari 3 materi yaitu keorganisasian, kepemimpinan, management pengurus dan anggota dalam pengembangan organisasi IPNU IPPNU. Output dari kelas ini adalah menciptakan para kader yang mengerti akan tugas pokok fungsi yang nantinya akan menggantikan kepengurusan yang telah purna masa khidmat nantinya.

Sementara kelas administrasi terdiri dari 3 materi yaitu keadministrasian, management keuangan, serta pedoman administrasi organisasi. Output dari kelas ini adalah menciptakan kader yang paham akan administrasi organisasi karena administrasi wajah organisasi.

Selanjutnya pelatihan di lapangan terdiri dari pengamanan kegiatan, pelatihan PBB dan upacara, outbond, bela diri, dan pertolongan pertama. Harapannya semoga output Dari kegiatan di lapangan ini akan melahirkan kader yang berpotensi untuk masuk di keanggotaan DKAC CBP KPP Kecamatan Gunungwungkal.

Pembukaan TDS turut pula dihadiri oleh KH. Ahmad Mustain yang merupakan Rais Syuriyah MWC NU Kecamatan Gunungwungkal. Beliau sangat mendukung akan terlaksananya kegiatan ini karena dari para sesepuh menyadari bahwa nantinya generasi muda hari ini yang akan menggantikan perjuangan para sesepuh terdahulu.

“Yang kami harapkan dari kegiatan TDS ini ialah memunculkan kader-kader yg cakap sesuai dengan bidangnya. Kita tahu memang dari segi kuantitas kader Gunungwungkal memang sudah mumpuni tapi dari segi kualitas masih harus diupgrade lagi” Pungkas Marfu’ah. (Yaroh/LPJ)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *