Libatkan Masyarakat, Ini Ngabuburit Ala Rekan-Rekanita PAC IPNU-IPPNU Sukolilo

  • Whatsapp
Libatkan Masyarakat, Ini Ngabuburit Ala Rekan-Rekanita PAC IPNU-IPPNU Sukolilo
Libatkan Masyarakat, Ini Ngabuburit Ala Rekan-Rekanita PAC IPNU-IPPNU Sukolilo
JURNALISTIK

Sukolilo – Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah. Rugi rasaya bila kita lewatkan begitu saja. Banyak perkara kecil yang pada bulan ramadhan diganjar berlipat-lipat menjadi amal yang besar, begitupun sebaliknya. PAC IPNU-IPPNU Sukolilo manfaatkan moment ramadhan dengan mengajak remaja dan masyarakat Kecamatan Sukolilo untuk mengisi waktu-waktu di bulan ramadhan ini dengan hal-hal yang postif. Sekalipun waktu ngabuburit.

Ngabuburit bersama IPNU-IPPNU Sukolilo sukses tarik perhatian masyarakat. Kali ini 40 rekan rekanita remaja Masjid Baitul Yaqin dan PAC IPNU-IPPNU Sukolilo meramaikan acara tersebut, kemarin, Rabu (29/5). Masjid Baitul Yaqin menjadi tempat terakhir setelah sebelumnya di depan Masjid Baitul Yaqin Sukolilo, Gedung NU Sukolilo, dan Alun-alun Prawoto.

*Lebih Bermanfaat*

Ngabuburit identik dengan hal-hal yang membuat kita terlupa dengan puasa hingga tibalah waktu adzan. Semestinya tak ada masalah dengan ngabuburitnya, akan tetapi seringkali ngabuburit ini menyebabkan pahala puasa berkurang. Nongkrong di pinggir jalan, misalnya. Hal tersebut akan menyebabkan pahala puasa kita berkurang apabila tak sesuai adabnya.

“Ngabuburit bersama IPNU-IPPNU PAC. Sukolilo merupakan kegiatan yang sangat positif, karena mampu mengaplikasikan spiritual keorganisasian kita ke dalam masyarakat.” Ujar Rekan Doni Bagus Arifudddin, Ketua PAC. IPNU Sukolilo yang baru saja dilantik itu. Ia bersyukur karena IPNU-IPPNU Sukolilo bisa kembali bangkit dengan adanya acara-acara ini, termasuk ngabuburit bareng. Rekan Doni beharap ke depanya acara-acara seperti ini bisa berjalan terus.

Acara ini dimulai dengan khatmil Qur’an, setelah itu dilanjut dengan bagi-bagi takjil, dan diakhiri dengan buka puasa bersama. Tentu runtutan acara tersebut lebih bermanfaat daripada jalan-jalan tanpa tujuan, nongkrong di pinggir jalan, bahkan pacaran yang menyebabkan pahala puasa kita terkuras.

Antusias masyarakat sekitar masjid dan para orang-orang yang lewat depan masjid sangat baik. Terbukti dengan 500 takjil yang disediakan panitia habis terbagikan. Hal tersebut yang membuat kami, PAC. IPNU-IPPNU Sukolilo bersyukur atas terbagikannya takjil-takjil tersebut.” Tambahnya (Red/Fin).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 Komentar

    1. betul rekan, untuk kategori tertulis kayen karena sistem postingan webnya di buat per kawedanan bukan per kecamatan. untuk detail yang lain seperti identitas PAC di tambahkan melalui tags