Pentas Seni sebagai Wujud Kolaborasi

  • Whatsapp
Pentas Seni sebagai Wujud Kolaborasi
Pentas Seni sebagai Wujud Kolaborasi
JURNALISTIK

Pentas seni atau yang biasa disebut pensi, merupakan salah satu ajang yang diadakan dalam serangkain acara Fesma (Festival Ramadhan) ke X dan Konferancab ke V PAC IPNU IPPNU Wedarijaksa. Dengan mengangkat tema “Spirit Kolaboratif Ciptakan Pelajar Nahdliyin Inovatif.” Sebagai wujud dari tema tersebut, panitia pun mengadakan serangkaian acara yang melibatkan Pimpinan Ranting untuk ikut andil. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan mencari bakat-bakat terpendam yang dimiliki peserta dari tiap-tiap Pimpinan Ranting se-Kecamatan Wedarijaksa.

Tidak hanya itu, juri-juri yang dipilih oleh panitia pun tak kalah memukau dari acara yang terselenggara. Diantaranya adalah majelis alumni IPNU IPPNU Wedarijaksa yakni, Faqih Hilal Mukarrom, Ayla, dan Faqih Nur Shofyan.

Bacaan Lainnya

Mengenai kesiapan pensi sendiri telah dipersiapkan jauh-jauh hari agar persiapan lebih terkonsep dan matang. “Penampilan peserta lumayan bagus. Hanya perlu kesiapan lebih lagi.” tutur Rekan Ghofur selaku Ketua Panitia Fesma kali ini. Sedang dari pihak koordinator pensi sendiri, yakni Rekan Suwarno sangat mengapresiasi apa yg telah peserta tampilkan.

Pentas seni ini diselenggarakan bertahap dalam jangka waktu 2 hari. Hari pertama, Kamis (30/5) diramaikan oleh beragam penampilan. Diantaranya, tari oleh Pimpinan Ranting Ngurenrejo, Rebana dari berbagai ranting seperti Jatimulyo, Wedarijaksa, Panggung royom, serta Pagerharjo, dan Ranting Jetak sendiri menampilkan puisi, sedang Ranting Suwaduk menampilkan puisi 3 dimensi. (Luluk/Khusnul)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *