Seminar Penguatan: Rangkaian Kegiatan IPNU Kajen Sebagai Agenda Utama dalam Periodesasi

  • Whatsapp
JURNALISTIK

Seminar Penguatan: Rangkaian Kegiatan IPNU Kajen Sebagai Agenda Utama dalam Periodesasi

Panitia Kegiatan Besar PR. IPNU Kajen mengadakan kegiatan SEMINAR PENGUATAN yang bertempat di Gedung LPBA Kajen. Acara yang berlangsung pada Sabtu (10/8) ini mendatangkan dua narasumber yaitu Bapak M. Zaim Jaelani (Wakil Tanfidziyah PC. NU Pati serta Ketua Yayasan Laras Jagad) dan Bapak Moh. Aniq KHB (Budayawan serta Wakil Ketua Yayasan Laras Jagad).

Pertemuan yang merupakan Amanat dari Raker (Rapat Kerja) PR IPNU IPPNU desa Kajen pada (13/6) ini mengandung maksud selain sebagai agenda utama, juga karena bertepatan dengan momen 17 Agustus sebagai hari kemerdekaan Negara Indonesia, PR IPNU Kajen berniat turut menyemarakkan hari penting nan sakral bagi bangsa ini dengan mengadakan kegiatan yang mengarah pada pembentukan karakter dan kepribadian milenial NU, dan juga sebagai bentuk peranan PR IPNU Kajen dalam keberlangsungan proses Character Building dan Kaderisasi NU di desa Kajen khususnya, dan lingkup Se-kecamatan Margoyoso umumnya.

Bapak H. Abdullah Faqih dalam sambutannya menitik beratkan bahwasanya IPNU Kajen, dituntut betul-betul dalam hal kemandirian. Baik dalam hal finansial, material, maupun program. “Betul-betul saya harapkan, dan dibutuhkan, dan ditunggu masyarakat.”, tutur beliau.

Rekan M. Imamul Muttaqin selaku ketua PAC IPNU Margoyoso juga menyampaikan sambutan dalam kesempatan kali ini, “Tetaplah menjadi pemuda yang haus akan ilmu pengetahuan, untuk bekal menghadapi perkembangan zaman.”, seperti itulah closing statement yang disampaikan. Hadir juga Komandan DKAC CBP, Rekan Matsna Zakiyyatus Salwa yang juga selaku perwakilan dari PC IPNU Kabupaten Pati.

Pungki Ilham Bintang Pamungkas selaku ketua panitia berharap, dengan terselenggara acara Seminar Penguatan bertahap “Menumbuhkan Spirit Nasionalisme di Kalangan Santri Milenial dan Bincang-Bincang Organisasi: Menjawab Problematika Lapangan, Dinamika Perjalanan, dan Realita Perjuangan ini, “Secara garis besar dapat menjadi ajang pembelajaran bersama, sebagai sarana silaturrahim yang mengarah pada peningkatan rasa keakraban antar sesama pelajar NU kecamatan Margoyoso. Serta menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya semangat cinta tanah air sebagai perwujudan marwah khidmah bakti kepada nusa, bangsa, dan agama.”

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *