Kemarau Panjang, Warga Nahdliyin Pucakwangi Laksanakan Sholat Istisqo’

  • Whatsapp

Kemarau Panjang, Warga Nahdliyin Pucakwangi Laksanakan Sholat Istisqo’

Ribuan jemaah terdiri dari alim ulama, santri, siswa madrasah, pejabat dari instansi setempat dan warga berkumpul di Lapangan Sepak Bola Tiwongso, Desa Sokopuluhan serentak melafadzkan zikir dan istighfar memohon belas kasihan kepada Allah SWT dipanjatkan melalui sholat istisqo’ atau sholat minta hujan yang dilaksanakan pagi tadi, Jum’at (1/11/2019).

Sholat Istisqo’ merupakan sholat sunnah dengan maksud memohon turunnya hujan kepada Allah SWT karena kebutuhan hidup atas air sangat mendesak. Melihat kondisi musim kemarau yang berkepanjangan tahun ini, MWC NU dan warga Pucakwangi berinisiatif untuk melaksanakan sholat istisqo’ dengan imam shalat KH. Mudawam MZ, Ketua Rois Syuriyah MWC NU Pucakwangi dan khatib Kiai Nur Aziz Kholil, Wakil Katua Rois Syuriah MWC NU Pucakwangi serta bilal Kiai Hamdi.

Dalam khotbahnya, Kiai Nur Aziz menyampaikan bahwa saat ini, kita sedang mendapatkan cobaan dari Allah SWT dengan adanya musim kemarau yang cukup panjang sehingga mengakibatkan krisis air selama kurang lebih 5 bulan berlalu. Sebelum pelaksanaannya, MWC NU juga menghimbau para warga untuk puasa selama tiga hari serta untuk memakai pakaian sederhana dan mengajak anak-anak kecil dan orang tua.

Kegiatan ini mendapat tanggapan dan antusias yang baik dari warga, sekolah/ madrasah, dan pondok pesantren sekitar. “Kesadaran dari masyarakat sekitar atas kegiatan ini sangat luar biasa. Terlihat sekali antusias mereka untuk turut bersama-sama melaksanakan sholat istisqo’, tanpa kita minta” tutur Ahmad Rozi selaku Sekretaris MWC NU Pucakwangi.

Rangkaian kegiatan berlangsung dengan sangat khusyuk dan khidmat. Usai dilaksanakanya sholat, para jama’ah tak langsung pulang. Mereka berbondong-bondong menyerbu Ambengan dan Es Dawet yang berada di pinggir-pinggir lapangan yang memang sengaja dibawa oleh warga sekitar untuk dinikmati bersama.(Yati/LPJ)

*Berita ini sebelumnya diterbitkan di Facebook Kanal Santri dengan judul yang sama dan redaktur yang sama

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *