Pelajar NU Pati Sekarang Punya Perpustakaan Online

  • Whatsapp

Indonesia saat ini sedang mengalami revolusi industri 4.0 yang meliputi bidang pangan, budaya, farmasi, otomotif dan teknologi.
Dari tahun ke tahun, teknologi semakin berkembang pesat. Selain itu teknologi semakin terus berubah mengikuti arus di era digital.

Begitu pula dengan literasi, keberadaannya membuat seseorang mudah berkomunikasi dalam masyarakat. Artinya, pengetahuan dan kemampuan literasi yang baik akan menjadi kunci masa depan seseorang. Terlebih, soal keterampilan membaca bukan hanya kemampuan membaca biasa tetapi harus dipenuhi dengan tuntutan memahami informasi secara kritis dan analitis dalam menantang kecerdasan buatan seperti sekarang ini.

Generasi milenial yang gemar menggunakan gadget kini, bisa mengakses keberadaan buku bacaan dengan perpustakaan digital, pelajar atau masyarakat umum bebas mengakses dan membuka koleksi buku yang diinginkan untuk dijadikan bahan referensi bacaan. Kemudahan digitalisasi ini, memangkas jarak dan ruang serta waktu bagi masyarakat yang akan mendatangi perpustakaan, untuk membaca buku.

Dan sekarang bagi pelajar di kabupaten Pati, khususnya pelajar NU Pati, untuk membaca buku kini sudah tidak menjadi kendala, karena melalui Badan Student Crisis Center menginisiasi terbentuknya Perpustakaan Online bekerjasama dengan Lembaga Pers dan Jurnalistik PC IPNU IPPNU Pati.

“Perpustakaan online ini merupakan langkah awal kita dari Badan Student Crisis Center PC (selanjutnya Badan SCC) IPNU Pati dalam rangka turut serta mewujudkan visi misi PC IPNU IPPNU Kabupaten Pati dalam membumikan budaya literasi pada Pelajar Pati khususnya bagi pelajar NU, di samping nanti ada program-program lain yang tentunya juga menunjang terwujudnya visi tersebut.” Ungkap Miftahus Salam, Direktur Badan SCC yang berhasil kami wawancarai via ponsel.

Adanya Perpustakaan Online ini juga mendapat apresiasi positif oleh berbagai pihak, salah satunya dari Rekanita Sulistiani, Ketua PC IPPNU Pati.

“Selaku ketua saya sangat mengapresiasi terobosan baru dari badan SCC yang bekerja sama dengan Lembaga Pers dan Jurnalistik PC IPNU IPPNU Pati. Ini salah satu bentuk nyata merawat dan melestarikan budaya literasi yang mana memang sekarang zamanya revolusi industri 4.0 yang harus bisa memanfaatkan teknologi sebaik mungkin.”

Ia juga mengungkapkan bahwa salah satu keinginannya sejak dulu adalah membuat perpustakaan di kantor PCNU guna meningkatkan literasi bagi pengurus, dan sekarang terwujudkan dengan adanya perpustakaan online.

Senada dengan Mohammad Salman, Ketua PC IPNU Pati yang berhasil kami wawancarai, selain mengapresiasi, Ia juga mengungkapkan harapannya dengan keberadaan Perpustakaan Online ini mampu mempermudah pelajar untuk mencari referensi bacaan sehingga meningkatkan semangat membaca para pelajar khususnya di kabupaten Pati.

“Saya berharap dengan keberadaan Perpustakaan Online yang digagas oleh Badan Student Crisis Center ini mampu mempermudah pelajar untuk mencari referensi bacaan sehingga meningkatkan semangat membaca pelajar khususnya Pelajar NU di Kabupaten Pati. Karena budaya baca atau iqra akan mengantarkan si pembacanya sebagai manusia yang unggul dalam berbagai bidang karena memiliki pengetahuan serta ilmu yang mapan.”

Miftahus Salam juga menambahkan, Perpustakaan Online ini bisa diakses dengan menggunakan android atau telpon pintar maupun personal komputer, dan semua bukunya legal tanpa melanggar hak cipta.
“Cukup dengan klik https://sites.google.com/view/perpusonlinepelajarnu-pati/ kita sudah berada di dalam perpustakaan online dan bebas melakukan aktifitas membaca koleksi buku.” Pungkasnya. (Yaroh/LPJ)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *