Aku (Puisi)

  • Whatsapp

Aku
Oleh: Susilowati (Jakenan)

Secercah noktah kian membuncah
Mengikis manis hati merasa teriris-iris
Rindu menggebu terpaku sembilu
Diterpa euforia luka mendera-dera
Menjerit hening dalam kebisuan langit
Terkoyak ombak terhapus pupus
Tirai gelisah tertuai kisah nan indah
Melayang kabur menghantam hingga hancur
Aku diam dalam aksara suram menggelora
Aku merintih dalam rapalan kata lirih
Aku beku dalam tutur pilu sarkasmu
Aku rapuh, jatuh, dan tak lagi utuh

**Puisi ini sebelumnya pernah dilombakan dan menyabet Juara 3 dalam event puisi yang diselenggarakan di media sosial

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *