Pengaruh Organisasi dalam Meningkatkan Kualitas Diri (Prestasi)

  • Whatsapp

Oleh: Mohammad Salman ~
Siapa bilang berorganisasi itu menghambat perkembangan kualitas diri? Banyak di kalangan pelajar, santri, dan mahasiswa berpendapat bahwa dengan organisasi akan mengakibatkan berkurangnya prestasi dalam bidang akademik. Mari memahami makna organisasi terlebih dahulu.

Secara umum definisi organisasi dibedakan menjadi tiga, yaitu: pertama, organisasi dipandang sebagai kumpulan orang, kedua, organisasi dipandang sebagai proses pembagian kerja, ketiga, organisasi dipandang sebagai sistem. Organisasi itu ada untuk mencapai tujuan-tujuan, kemudian seorang (pemimpin) harus menetapkan tujuan-tujuan tersebut dengan alat atau cara yang dapat digunakan untuk mencapai tujuan tersebut. Pada dasarnya organisasi memiliki ciri yang mendasar yakni adanya orang-orang dalam arti lebih dari satu orang, adanya kerjasama dan adanya tujuan.Dengan demikian peran sentral dalam organisasi adalah seorang pemimpin yang bersama-sama dengan pengurus-pengurusnya dengan menggunakan strategi untuk mencapai suatu tujuan.

Bacaan Lainnya

Anjuran Berorganisasi

Bahkan Sayyidina Umar R.A mengatakan ‘’bahwa tidak ada kekuatan besar dapat dibangun kecuali dengan berjama’ah atau berorganisasi tentu dengan pemimpin yang baik dan ketaatan terhadapnya.’’ Oleh sebab itu, perlu bagi pelajar untuk berorganisasi.

Segala aktivitas yang dilakukan seseorang pasti memiliki dampak atau pengaruh yang ditimbulkan dari kegiatannya, begitu juga dengan aktivitas organisasi. Aktivitas organisasi memiliki pengaruh terhadap seseorang yang mengikuti organisasi tersebut, baik pengaruh yang positif maupun yang negatif. Pengaruh terhadap tingkah laku, kedisiplinan, pola berfikir, tata kelakuan dan tindakan, pengembangan diri maupun pengaruh pada prestasi pengurus.

Manfaat Berorganisasi

Tidak bisa dipungkiri setiap aktivitas yang dilakukan oleh organisasi menimbulkan efek terhadap pengurus dan anggotanya. Efek tersebut bisa dirasakan dalam jangka waktu yang dekat ataupun lama. Dalam jangka pendek, seperti perubahan sikap, tingkah laku serta kepribadian yang mendorong pengurus bersifat dewasa dalam menghadapi setiap tantangan dalam menjalankan aktivitas organisasi yang dilaksanakan. Dalam jangka waktu yang cukup lama, efeknya seperti proses belajar yang berdampak pada indeks prestasi yang dibuat oleh pengurus organisasi tersebut.

Di dalam organisasi ada faktor-faktor penting untuk mencapai suatu tujuan. Yakni komunikasi, kerjasama, dan daya saing untuk saling berpacu dalam menggapai prestasi. Pemicu utama dalam meningkatkan prestasi adalah dengan adanya motivasi.

Motivasi merupakan masalah yang kompleks dalam organisasi karena kebutuhan dan keinginan setiap anggota organisasi itu berbeda-beda. Motivasi bisa muncul melalui diri sendiri dan lingkungan. Motivasi dari diri sendiri misalnya: mempertahankan pendapat diri dan memperkuat diri sedangkan motivasi yang berasal dari lingkungan adalah mendapat bimbingan dari teman-teman sekitar dalam meningkatkan kepercayaan diri dan pengetahuan baru. Sehingga motivasi itu muncul ketika saling memberikan semangat dukungan serta dorongan untuk menjadi suatu hal yang baik.

Masa depan juga menjadi pemicu prestasi belajar. Karena seiring dengan perkembangan zaman menuntut peningkatan akan sumber daya yang ada. Dengan menjadi sumber daya manusia yang berprestasi, dirasa mereka mampu menyiapkan diri untuk terus mengikuti perkembangan zaman. Dengan demikian organisasi menjadi pilihan yang tepat untuk mempersiapkan diri masa depan.

Materi disampaikan saat mengisi diskusi online PAC IPNU IPPNU Juwana

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *