Perkuat Kaderisasi, PC IPNU-IPPNU Pati Lahirkan Instruktur dan Pelatih Baru

  • Whatsapp

Jum’at – Senin (9-12/04/2021), Departemen Kaderisasi PC IPNU IPPNU Pati mengadakan Latin (Latihan Instruktur) dan Latpel (Latihan Pelatih) 2021 di SMK Diponegoro, Desa Karangrejo, Kecamatan Juwana dengan tema “Mewujudkan Instruktur dan Pelatih yang Berjiwa Responsif, Kontributif, serta Kolaboratif untuk Kaderisasi Pati yang Masif”.

Latin dan Latpel PC IPNU-IPPNU Pati diikuti 27 peserta dari berbagai daerah di kabupaten dan luar Pati. Ada peserta yang berasal dari PC IPNU Banyumas, PC IPNU Serang, PC IPNU Tangerang, PC IPPNU Batang, PC IPPNU Semarang dan PC IPPNU Jambi.

Kegiatan selama 4 hari itu dihadiri narasumber Khoyrul Anwar (Ketua Bid. Kaderisasi PP IPNU), Sri Nur Ainingsih (Ketua Bid. Kaderisasi PP IPPNU), Abu Hasan Asy’ari (Ketua Bid. Jaringan Sekolah dan Pesantren PP IPNU), Muhammad Ma’shum (Wakil Bendahara Umum PP IPNU), Saeful Huda (Wakil Bendahara Umum PP IPNU), M. Zainal Muttaqien (Waka Bid. Kaderisasi PW IPNU Jawa Tengah), Iffah Awalina (Waka Bid. Kaderisasi PW IPPNU Jawa Tengah), Naili Nur Rohmah, dan Dr. H. A. Khoiron, M.Ag (PCNU Pati). Peserta juga mendapat motivasi luar biasa dari Dr. Abdullah Hamid, M.Pd.

Ada 10 materi keinstrukturan dan kepelatihan yang disampaikan di Latin Latpel, ditambah sesi microteaching atau praktek menjadi seorang instruktur dan pelatih. M. Imamu Muttaqin menjelaskan konsep dari microteaching dan tujuannya.

“Ada 10 aspek penilaian di dalam microteaching dan baru dirumuskan ketika latin berlangsung. Tujuannya agar alumni Latin Latpel siap untuk bertugas karena telah dibekali kompetensi yang mumpuni dan menggunakan metode yang sesuai dengan kondisi pengkaderan yang ada.” tutur Ketua Panitia Kegiatan Latin dan Latpel Pati itu.

Khoyrul Anwar menjelaskan urgensi dari kepelatihan ini adalah menyiapkan instruktur dan pelatih yang sudah siap mengawal dan mendampingi proses kaderisasi, jangan sampai sudah dikawal tapi ditinggalkan.

“Kalian (para calon instruktur dan pelatih) yang nanti mengisi di Makesta atau Lakmud ibaratnya sudah kenalan dengan seseorang, lalu kalian tinggalkan saja. Apa nggak sakit kalian tinggal?” tanya narasumber materi “Sistem Kaderisasi I” itu kepada peserta Latin dan Latpel.

Target yang diinginkan PC IPNU IPPNU Pati setelah Latin dan Latpel ini adalah instruktur dan pelatih yang memiliki jiwa responsif, kontributif serta kolaboratif untuk mewujudkan cita-cita kaderisasi yang masif. Aktualisasi tujuan itu terletak pasca dari Latin dan Latpel ini. Lebih lanjut, Imam juga memberi gambaran kelanjutan atau pasca dari kegiatan Latin dan Latpel kepada para peserta.

“Setelah Latin Latpel ini, para Instruktur dan Pelatih punya tugas untuk mengawal minimal lima makesta dan satu Lakmud di daerahnya masing-masing dan dibuktikan dengan laporan yang nantinya dikirimkan guna penurunan sertifikat.” tegas M. Imamu Muttaqin saat pembahasan RKTL (Rencana Kegiatan Tindak Lanjut). (Fahri Reza/LPJ)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *