Peringati HSN, Banom NU Se Gunungwungkal Gelar Istighosah

  • Whatsapp
JURNALISTIK

GUNUNGWUNGKAL – Banom NU se-Kecamatan Gunungwungkal berkolaborasi adakan istighotsah dan tausiyah dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional, Jum’at (22/10/2021)

Acara bertempat di kediaman KH. Muadz Thohir, Dukuh Karanganyar, Desa Gulangpongge, Kecamatan Gunungwungkal dan berlangsung pada pukul 07.00 – 11.30 WIB.

Selain untuk memperingati Hari Santri Nasional, acara tersebut bertujuan untuk mempererat silaturrahim antar banom NU se-Kecamatan Gunungwungkal.

Acara diawali dengan Gema Sholawat yang diisi oleh hadroh PR IPNU Gulangpongge, kemudian Pembukaan dengan pembacaan Surah Al-Fatihah dan dilanjutkan Khataman Alqur’an bil ghoib oleh MWC NU Gunungwungkal. Adapun  pembacaan Ikrar santri oleh Rekan Fuad , dan pembacaan resolusi jihad oleh Rekan Ali. Tim Paduan Suara PAC FATAYAT Gunungwungkal ikut memeriahkan acara tersebut dengan membawakan sejumlah lagu yakni Indonesia raya, Syubbanul wathon, dan Mars HSN. Kemudian dilanjut acara inti, tausiyah.

Dalam Tausiyah-nya, Gus Abdullah Syafi’ menyampaikan sejumlah pesan. Diantaranya, santri harus tanggap dengan perubahan zaman.

“Santri iku ojo Gumunan lan santri iku ojo Kagetan. Setiap Orang tua yang akan memasukkan putra putrinya ke pesantren wajib mengetahui apakah pesantren tersebut berhaluan Ahlussunnah waljamaah atau tidak karena saat ini banyak pesantren yang ketat dan keras tetapi tidak berhaluan Ahlussunnah waljamaah,” tuturnya. (LPJ)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *