IKIGAI, Resep Hidup Bermakna Ala Orang Jepang

Akan ada masanya kita mempertanyakan apa tujuan kita hidup dan bingung dalam menentukan konsep kehidupan, ”Sebenarnya tujuan hidup aku apa dan untuk apa aku lahir di dunia ini?”

Tentunya kita juga pernah mengalami fase galau untuk menentukan arah kehidupan. Kita semua pernah dong ketika menjelang lulus SMA, harus dihadapkan dengan beberapa pilihan. Apakah melanjutkan kuliah, mondok atau kerja? Jika kuliah, ingin kuliah di mana dan jurusan apa yang akan diambil agar tidak merasa salah jurusan.  Kemudian, pertanyaan-pertanyaan serupa akan masih berlanjut ketika sudah lulus kuliah maupun melanjutkan kehidupan setelahnya.  Terkadang kita juga merasa kehidupan yang kita lalui tidak optimal dan tidak memiliki makna apa-apa. Bahkan pola hidup kita juga belum terstruktur atau terkonsep dengan baik.

Kita perlu menerapkan prinsip atau konsep hidup yang dimiliki masyarakat Negeri Sakura untuk menjawab pertanyaan dan kegelisahan kita selama hidup. Namanya adalah IKIGAI. IKIGAI sendiri diartikan “the purpose of life” atau “tujuan hidup”. Konsep ini bisa menjadi terobosan baru untuk pembaca setia Suara Pelajar yang belum memiliki pandangan hidup. Prinsip ini dapat membuat hidup kita bermakna, optimal, bahagia dan memberikan spirit hidup kembali. Saat ketika bagun pagi kita sudah tahu hal apa saja yang akan kita lakukan. “Oke, hari ini aku tau mau ngapain.”

Berbeda dengan orang yang tidak memiliki konsep hidup yang setiap harinya tidak tahu pekerjaan atau hal apa yang akan mereka lakukan. Dengan IKIGAI juga setiap waktu yang kita lewati akan lebih berharga. Bisa dibilang IKIGAI ini adalah salah satu cara untuk kita lebih termotivasi dalam melakukan hal yang kita jalani dan membantu menemukan makna dari hal tersebut.

Jika kamu seoarang mahasiswa, konsep dan kebiasaan hidup orang Jepang ini akan sangat berguna untuk memahami arti kuliah. Kita akan paham kenapa harus kuliah dan tahu risiko yang akan diambil. Tak akan ada lagi mahasiswa yang sambat akan tugas yang tidak pernah selesai. Sebelum memutuskan untuk melanjutkan kuliah, kita harus tahu tujuan dan menata niat terlebih dahulu agar memiliki landasan yang kuat. Kalau prinsip ini beneran diterapin, akan sangat bermanfaat sekali. Kita akan lebih termotivasi untuk belajar banyak hal. Tidak hanya di bangku kelas, namun kita akan lebih bersemangat untuk mengikuti berbagai macam event seperti volunteer, organisasi, bahkan lomba bergengsi tingkat mahasiswa seperti Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS).

Jika kamu seorang aktivis di suatu organisasi atau anggota IPNU IPPNU, sebelum masuk kita harus tahu tujuan dan alasan kenapa masuk organisasi. Kita tentu harus tahu tanggung jawab dan tugas yang akan kita emban nanti. Apakah untuk memperoleh pengalaman dan memberikan kontribusi untuk organisasi atau hanya sekadar mencari nama. Harus dipikirkan dengan baik.

Implementasi IKIGAI

Untuk mengimplementasikan IKIGAI dalam kehidupan kita sehari-hari, ada beberapa aspek yang harus diperhatiin yaitu:

  1. Apa yang kamu cintai.
  2. Apa yang kamu kuasai.
  3. Apa yang dunia butuhkan.
  4. Apa yang membuatmu dibayar.

Keempat aspek di atas terangkum dalam irisan dari empat diagram venn yaitu mission, vocation, profesion, dan passion.

  1. Mission (What the World Need)

Ketika kita melakukan suatu hal yang kita sukai atau cintai dan hal tersebut bermanfaat oleh banyak orang. Akan tetapi pada fase ini kita tidak melakukan hal yang kita kuasai dan tidak mendapatkan bayaran yang sesuai dengan apa yang telah kita lakukan. Artinya kita melakukan pekerjaan yang sedang dunia butuhkan.

  1. Vocation (What you can be paid for)

Saat kita melakukan hal yang bermanfaaat untuk semua orang dan kita dibayar sesuai apa yang kita lakukan. Bedanya dengan poin pertama yaitu kita melakukan pekerjaan yang tidak kita sukai.

  1. Prefession  (What You Are Good at..)

fase ketika kita mengerjakan suatu hal  kita cintai dan kita dibayar untuk itu.

  1. Passion (What you love)

yaitu ketika kita mengerjakan suatu hal yang kita sukai dan kita benar-benar ahli dalam hal tersebut meskipun tidak dibayar. Intinya kita melakukan pekerjaan dengan senang hati dan ikhlas.

Cara Menemukan IKIGAI

Ada banyak cara untuk menemukan IKIGAI. Salah satunya kita harus mengenal diri kita lebih jauh dan mendalam. Selain itu kita harus terbiasa untuk mengeksplorasi diri dan jangan takut untuk mencoba. Teradang kita harus keluar dari zona nyaman untuk menemukan suatu hal baru meski berbenturan dengan latar belakang kita. Siapa tahu, kita menemukan IKIGAI pada hal yang tak pernah kita suka dan duga. Kita juga harus memiliki rasa keingintahuan terhadap sesuatu dan jangan berhenti bertanya. Kemudian memperbanyak diskusi dengan orang yang lebih ahli dalam bidang yang kita sukai dan  menemukan iklim yang supportif. Jika IKIGAI-mu tidak kunjung ketemu sekarang, itu tidak masalah. Menemukan IKIGAI juga perlu proses.

Terakhir, jika kita sudah mampu menggabungkan empat elemen di atas dalam hidupmu, itulah yang dinamakan IKIGAI. Jadi, prinsip ini tidak ada salahnya jika diimplementasikan dalam kehidupan kita. Akan sangat berfaedah untuk kamu yang sedang mencari makna hidup, motivasi dan kebahagian. Mimin sarankan agar mempelajari dengan sepenuh hati dan mendalam lagi. Semangat menjalani kehidupan yang keras ini, Sobat!!.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.