Isu Kongres Harus Dikawal Sampai Tuntas

MARGOYOSO – Ketua PAC IPNU Margoyoso Bagus Mubarik Rahma Shofri berharap Ketua Umum (Ketum) IPNU yang terpilih nanti mampu dan siap menghadapi berbagai dinamika yang terjadi kedepan. Termasuk berbagai isu dan kebijakan yang telah digulirkan dalam KONGRES.

Pengawalan isu yang berubah-ubah dari awal terbentuknya KONGRES IPNU XX dan KONGRES IPPNU XIX merupakan dinamika yang harus dikawal dengan seksama serta menggunakan cara kritisme, visioner serta transformatif. Membaca isu, merumuskan serta menyelesaikan dinamika perlu by data di lapangan atau buku, tekstual dan kontekstual.

Bacaan Lainnya

Bagus menilai salah satu isu yakni pemangkasan usia sebagai IPNU IPPNU tidak bisa langsung diterapkan begitu saja.
“Dari 4 isu yang beredar, pemangkasan usia sebagai IPNU IPPNU merupakan isu yang terpenting. Karena hal ini tidak bisa langsung di terapkan begitu saja bahkan disepakati. Ini akan membuat kelemahan organisasi terbesar pelajar dari semua tingkatan pimpinan,” ujarnya.

Batas umur 24 tahun sangat tidak memungkinkan, kalau bisa malah sediakala ke 29 tahun agar trasformatif bisa kembali lagi di era dulu yang mampu mengakomodir pimpinan.  27-29 tahun juga umur yang matang untuk tingkatan pusat.

“Singkatnya, pengawalan dan gebrakan bersama-sama satu suara dan solid sinergitas juga sebagai pijakan untuk IPNU IPPNU lebih kuat,” tambahnya.

Empat isu yang beredar merupakan hal yang penting, namun arah gerak bahkan visioner dalam garis perjuangan harus di tuangkan. (lpj)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.